Only 48 People In The World Can Read This...can You?

Cdnuolt blveiee taht I cluod aulaclty uesdnatnrd waht I was rdanieg. The phaonmneal pweor of the hmuan mnid, aoccdrnig to a rscheearch at Cmabrigde Uinervtisy, it dseno't mtaetr in waht oerdr the ltteres in a wrod are, the olny iproamtnt tihng is taht the frsit and lsat ltteer be in the rghit pclae. The rset can be a taotl mses and you can sitll raed it whotuit a pboerlm. Tihs is bcuseae the huamn mnid deos not raed ervey lteter by istlef, but the wrod as a wlohe. Azanmig huh? yaeh and I awlyas tghuhot slpeling was ipmorantt!if you can raed tihs rpsoet it. OLNY RSEPOT IF YOU CAN RAED TIHS. CNAHGE THE NMUERBR AT TOP TGOHUH, "ONLY __ PEOPLE IN THE WORLD CAN READ THIS...CAN YOU?" Go up a nmuber if you can raed it...lte's see hwo hgih we can get...


bisa kamu baca??? Aku bisa loh:)
»»  read more

Katakan Cinta Sebelum Terlambat


Sebuah cerita yang harus kamu baca:

Aku mempunyai seorang pacar yang tumbuh besar bersamaku.
Namanya Jin.
Aku selalu menganggapnya sebagai seorang teman, sampai tahun lalu ketika kami bersama-sama camping dalam suatu kegiatan pramuka. Aku menyadari bahwa aku telah jatuh cinta dengannya. Sebelum camp itu berakhir, aku mengambil langkah dan mengakui perasaanku kepadanya. Dan tidak lama kemudian, kami menjadi sepasang kekasih.
Tetapi kita mengasihi satu sama lain dengan cara yang berbeda.
Aku selalu memikirkan dirinya. Hanya dia yang ada dalam pikiranku. Tetapi dalam pikirannya, terdapat begitu banyak perempuan.
Bagiku, dia adalah satu-satunya. Namun bagi dia, mungkin aku hanyalah seorang wanita biasa...
"Jin, kamu mau pergi nonton bioskop?" Aku bertanya.
"Aku ngga bisa."
"Kenapa? Kamu harus belajar ya di rumah?" Aku merasakan sedikit kekecewaan.
"Bukan... Aku mau pergi ketemuan sama teman..."
Dia selalu seperti itu. Baginya, aku hanyalah seorang 'pacar'. Kata 'cinta' hanya keluar dari mulutku. Sejak aku mengenalnya, aku tidak pernah mendengar dia berkata "Aku mencintaimu". Tidak pernah ada perayaan anniversary dalam hubungan kita. Bahkan mungkin dia sudah lupa dengan hari jadi kita.
Sejak hari pertama, dia tidak pernah mengucapkan "Aku cinta padamu". Ini terus berlanjut sampai 100 hari ... ... 200 hari....
Dan setiap kali dia mengantar aku pulang, sebelum kita berpisah, dia hanya memberikan aku sebuah boneka. Setiap hari... tidak pernah sekalipun lupa. Aku tidak tahu mengapa dia melakukan itu...
Kemudian pada satu hari, sebelum kita berpisah...
Aku: "Umm, Jin, aku ..."
Jin: "Apa? Jangan berhenti.. Katakan saja."
Aku: "AKu mencintaimu."
Jin: "... ... ... kamu... ... sudah, bawa saja boneka ini dan pulanglah."
Itulah bagaimana caranya menghiraukan kata-kata "Aku mencintaimu" dari mulutku dan memberikan sebuah boneka. Lalu dia menghilang, sepertinya berusaha lari dariku. Boneka yang aku terima darinya tiap hari, mengisi penuh kamarku.
Ada banyak....
Kemudian datang satu hari, hari ulang tahunku yang ke 15.
Ketika aku bangun di pagi hari, aku memikirkan sebuah pesta dengannya dan menunggu telpon darinya di dalam kamar.
Tetapi.... jam makan siang telah lewat, makan malam telah berlalu dan langit telah menjadi gelap ... Dia masih belum menelepon..
Lalu sekitar jam 2 pagi, dia tiba-tiba menelepon dan membangunkanku dari tidur. Dia mengatakan kepadaku untuk segera keluar dari rumah. Aku tetap merasakan kebahagiaan mendengarkan panggilannya dan segera lari ke luar rumah dengan gembira.
Aku: "Jin..."
Jin: "Ini ... ... ambillah."
Sekali lagi, dia memberikanku sebuah boneka kecil.
Aku: "Apa ini?"
Jin: "Aku belum kasih boneka ini kemarin. Jadi aku kasih sekarang. Aku pulang dulu ya... Bye..."
Aku: "Tunggu, tunggu! Kamu tahu hari ini hari apa?"
Jin: "Hari Ini? Huh?"
Aku merasa begitu sedih, aku pikir dia akan ingat hari ulang tahunku. Tapi ternyata tidak.
Ia berpaling dan berjalan seakan-akan tidak ada apa-apa. Lalu aku berteriak: "Tunggu ..."
Jin: "... ....Ada yang perlu kamu omongin?"
Aku: "Katakan! Katakan kalau kamu mencintaiku..."
Jin: "Apa?!"
Aku: "Katakanlah... ... ..."
Aku merasa begitu sedih, tertekan, dan kecewa. Dia hanya berucap kata-kata dingin lalu pergi.
"Aku ga mau bilang semudah itu kalau aku mencintai seseorang. Tapi kalau kamu benar-benar putus asa untuk mendengarkannya, ..carilah orang lain."
Itulah kata-kata dingin yang diucapkannya sebelum dia lari menjauh. Kakiku terasa kaku, seketika aku jatuh ke tanah.
Dia tidak mau mengatakannya semudah itu... bagaimana dia bisa seperti itu..... mungkin, mungkin dia bukan orang yang tepat buatku...
Sebulan telah berlalu, aku sendiri masih bersama dengannya dan pergi ke sekolah bersama-sama. Tapi apa yang membuat rasa sakitku muncul adalah... aku melihat dia berjalan dengan ... perempuan lain ... Dia sambil tersenyum di wajahnya, senyum yang tidak pernah ia tunjukkan padaku ...
Aku langsung berlari ke rumah dan melihat boneka-boneka di kamarku.. dan air mata menetes.. Mengapa dia memberikan ini semua kepadaku. Mungkin boneka boneka ini berasal dari beberapa teman perempuannya.
Dalam kemarahan yang mendalam, aku melemparkan boneka-boneka itu ke sekitarku.
Kemudian tiba-tiba telepon berdering. Ternyata itu telepon darinya. Dia mengatakan kepadaku untuk datang ke bus stop di luar rumah. Aku mencoba untuk menenangkan diri dan berjalan ke bus stop. Aku tetap mengingatkan diri bahwa aku akan melupakannya... bahwa ini semua akan segera berakhir..
Kemudian ia datang ke hadapanku, memegang sebuah boneka besar.
Jin: "Jo, aku pikir kamu tidak akan datang."
Aku tidak bisa membencinya. Aku mencoba berpura-pura bertingkah seperti biasa dan menganggap tidak ada yang terjadi.
Tapi ternyata, dia memegang sebuah boneka. Sama seperti biasanya.
Aku: "Aku tidak butuh itu lagi."
Jin: "Apa? ... ...Kenapa?"
Lalu aku mengambil boneka dari tangannya dan melemparkan boneka itu ke jalan.
Aku: "Aku tidak butuh boneka ini, aku tidak membutuhkannya lagi!! Aku tidak mau lagi melihat orang seperti dirimu!"
Aku mengatakan semuanya. Semua hal yang ada dalam pikiranku saat itu. Tapi tidak seperti biasanya, ia terlihat sangat terkejut. Matanya bergemetar.
"Maafkan aku.." Dia meminta maaf dalam suara yang kecil.
Kemudian ia berjalan untuk mengambil boneka yang aku lempar itu di jalanan.
Aku: "Bodoh kamu. Mengapa kamu mengambilnya? Buang saja boneka itu!"
Tapi ia tidak mendengarkan kata-kataku. Ia menghiraukanku dan tetap berjalan mengambil boneka itu.
TIN!!..TIN!!..TIN!!~
Dengan suara klakson yang kencang, sebuah truk melaju kencang kearahnya.
"Jin! Awas!! Pergi dari situ!!" Teriakku.. Tapi ia tidak mendengarkanku dan membungkuk untuk mengambil bonekanya.
"Jin!! Minggirlah!!"
TIIIINNN!!!!..
"Braakkk!!!"
Itulah bagaimana dia pergi dariku. Pergi tanpa membuka kedua matanya untuk mengucapkan kata-kata terakhirnya kepadaku.
Setelah hari itu, aku harus melewati hari-hariku dengan perasaan bersalah dan kesedihan akan kehilangan dirinya. Dan setelah melewati dua bulan seperti orang gila, aku mengambil boneka-bonekanya.
Boneka-boneka itu adalah satu-satunya peninggalan darinya untukku semenjak hari pertama kita berpacaran.
Lalu aku teringat hari-hari yang telah kuhabiskan dengannya dan mulai menghitung hari-hari dimana kita masih bersama-sama...
"Satu ... dua ... tiga ..." Itulah bagaimana aku mencoba menghitung semua boneka itu.
"Empat ratus delapan puluh empat ... empat ratus delapan puluh lima ..." Itu semua berakhir dengan 485 boneka.
Aku kemudian mulai menangis lagi, dengan boneka di tanganku. Aku memeluk erat-erat boneka itu, dan tiba-tiba...
"I love you ~, I love you ~" Aku terkejut dan menjatuhkan boneka itu.
"I...lo..ve..you?" Aku lalu mengambil boneka itu dan mencoba menekan perut boneka itu.
"I love you ~ I love you ~" Mustahil! Kemudian aku menekan semua perut boneka-boneka itu..
"I love you ~"
"I love you ~"
"I love you ~"
Kata-kata tersebut datang tanpa henti. I..love..you ...
Mengapa aku tidak menyadarinya. Di dalam hatinya selalu ada aku. Dia selalu berusaha melindungiku. Mengapa aku tidak menyadari bahwa dia mencintaiku seperti ini...
Aku mengambil boneka di bawah tempat tidurku dan menekan perutnya. Ini adalah boneka yang terakhir, boneka yang aku lempar di jalanan itu. Masih ada bercak darahnya di boneka itu.
Suara itu kemudian keluar dari boneka itu. Suara yang tidak pernah aku lupakan..
"Jo... Kamu tau hari ini hari apa? Kita telah saling jatuh cinta selama 486 hari. Kamu tahu, aku tidak bisa mengatakan aku mencintaimu....umm...itu semua karena aku malu untuk mengatakannya.
Kalau kamu mau memaafkanku dan mengambil boneka ini, aku berjanji akan mengatakan 'Aku mencintaimu' setiap hari.. setiap hari sampai aku mati Jo.. Aku mencintaimu..."
Air mata mengalir deras di wajahku.
Mengapa? Mengapa? Aku bertanya Tuhan.. Mengapa aku baru mengetahui ini semua sekarang?
Dia tidak berada di sisiku lagi.
Tetapi aku tahu kalau dia mencintaiku sampai detik terakhirnya..
Untuk itu... dan untuk alasan itu... ... ...menjadi pacuan semangat dalam hidupku..untuk terus berusaha dalam kehidupan yang indah ini.
»»  read more

Surat Untuk Sahabat

Saat kamu ngerasa kalau semua yang terjadi di
sekitar kamu sangat tidak bersahabat dan ga seperti yang kamu harapkan…

Saat kamu merasa orang-orang di sekitarmu
pergi dan mereka yang kamu sayang malah mengkhianati…

Dan kamu mulai merasa kalau hidupmu membosankan…

Berhenti… jangan lari lebih jauh lagi…
karena semua ini harus kau hadapi bukan kau hindari…



Aq pernah dibuang, teman… pernah
dikhianati…

Pernah dianggap sampah, bahkan tidak dianggap
ada…

Tapi kamu lihat, sampai saat ini aq masih ada
di sini, berani menatap semua dan kembali menuai tawa dan menemukan bahagia
lagi…

Tanpa kamu sadari, banyak tangan yang akan
mengangkat kamu saat kamu terpuruk jatuh, saat kamu merasa untuk tersenyum pun
kamu ga sanggup…

Malaikat-malaikat tanpa sayap itulah yang akan
ada di sisi kamu… Teman, Sahabat, Saudara…



Aq pernah hanya punya serentetan puisi-puisi
alunan sakit hati dalam pikiranku, hanya mampu bersumpah serapah memaki setiap
ke-brengsekan yang pernah aq alami, mencaci maki orang-orang yang aq anggap
pernah menyakiti, menyalahkan keadaan karena ga seperti yang aq harapkan…

Ga ada ikhlas… ga ada maaf…

Karena aq merasa semua yang aq berikan
seharusnya dibayar dengan harga yang jauh lebih mahal dari semua kepahitan yang
aq alami… Dan aq berpikir,”Apa aq ga berharga…?”

Tapi semua itu percuma… Itu cuma permainan
ego belaka…

Kamu ga perlu melupakan… tapi kamu harus
belajar memaafkan, berani mencoba untuk mengikhlaskan…

Kamu sangat berharga, sahabat… saat kamu
menyadari kalau dirimu memang berharga…
»»  read more

PRIA dan WANITA

Ketika Aku menciptakan langit dan bumi,
Aku berfirman & jadilah.
Ketika Aku menciptakan Pria,
Aku membentuknya & meniupkan nafas kehidupan ke lubang
hidungnya.
tetapi engkau, Wanita,
Aku menghiasmu setelah Aku meniupkan nafas kehidupan
ke Pria karena lubang hidungmu terlalu lembut.
Aku membiarkan Pria tertidur dengan nyenyak sehingga
Aku dapat dengan sabar & sempurna membentuk engkau.
Pria, Aku buat tertidur pulas supaya ia tidak dapat
mencampuri.

Dari satu tulang Aku membentukmu,
Aku memilih tulang yang melindungi kehidupan Pria.
Aku memilih tulang rusuk yang melindungi jantung dan
paru-paru dan melindunginya, sebagaimana yang harus
engkau lakukan.
Dari satu tulang ini, Aku membentukmu dengan sempurna
dan cantik.

Sifatmu adalah seperti tulang rusuk,
kuat tetapi lembut dan mudah patah.
Engkau menyediakan perlindungan untuk organ yang
paling lembut dari Pria, hatinya/jantungnya.
Jantungnya adalah pusat kehidupannya dan paru-parunya
menggenggam nafas kehidupan.

Tulang rusuk akan membiarkan dirinya patah sebelum ia
mengizinkan kerusakan terjadi pada jantung.
Dukunglah Pria sebagaimana tulang rusuk melindungi
tubuhnya.
engkau diambil dari sisinya untuk berdiri di
sebelahnya dan dipeluk dengan erat.

Engkau adalah malaikatku yang sempurna,
engkau adalah gadis kecilku yang cantik.
engkau telah tumbuh menjadi wanita yang sempurna dan
mataKu terpuaskan ketika Aku melihat hatimu.
Matamu jangan mengubahnya,
bibirmu sangat cantik ketika mengucapkan doa,
hidungmu sangat sempurna dalam bentuk,
tanganmu sangat lembut untuk disentuh.

Aku telah menggenggam hatimu dekat denganKu,
dari semua yang hidup dan bernafas,
engkau adalah yang paling mirip denganKu.

Adam berjalan bersamaKu dihari yang dingin dan
ia kesepian.
Dia tak dapat melihat atau menyentuhKu.
Dia hanya dapat merasakanKu.
Jadi semua yang Aku ingin Adam berbagi denganKu,
Aku membentuknya dalam kamu, kekuatanKu, kemurnianKu,
cintaKu, perlindunganKu dan dukunganKu.
Engkau adalah istimewa karena engkau adalah
perpanjangan tanganKu.

Pria melambangkan citraKu, Wanita perasaanKu
Cintailah dia, hormatilah dia, karena dia lembut,
menyakitinya berarti engkau menyakitiKu.
Apa yang engkau lakukan padanya,
engkau melakukannya padaKu.
Jika engkau menghancurkannya,
engkau hanya menghancurkan dirimu sendiri,
hati Bapamu yang juga hati Bapanya.

Wanita dukunglah Pria.
Dalam kesederhanaan, tunjukkan kepadanya kekuatan
perasaan yang telah Kuberikan kepadamu.
Dalam kesunyian, tunjukkanlah kekuatanmu.
Dalam Cinta, tunjukkan padanya bahwa engkau adalah
tulang rusuknya yang melindungi tubuhnya.
»»  read more